KIM Suara Kranggan Menuju Masyarakat yang Informatif Maju, Sejahtera dan bermoral

Selasa, 23 Agustus 2016

Dispenduk Capil Kota Mojokerto Menjadi Pilot Projek Program KTP Anak

Dispenduk Capil Kota Mojokerto menjadi pilot projek program KTP anak, atau Kartu Identitas Anak - KIA. Rencananya Minggu depan KTP Anak ini mulai dicetak.
Ikromul Yasak, kepala Dispenduk Capil mengatakan, KTP Anak ini untuk berlaku untuk usia 0 -17 tahun, sosialisasinya sudah dilakukan melalui Paud dan TK.
“Di kota Mojokerto ini, ada 38 ribu anak yang menjadi sasaran program. Semua biaya administrasinya nanti Gratis, karena ditanggung APBD dan APBN,” terang Yasak.
Kata Yasak, bentuk KTP anak nantinya berwarna merah. Untuk anak usia 0 - 5 tahun tanpa foto, Pencantuman foto berlaku untu KIA usia 5 – 17 tahun. Di dalam KTP anak berisi data NIK, Nama, tanggal lahir, jenis kelamin dan no KK. KTP anak ini nantinya bisa digunakan untuk daftar sekolah, buka rekening bank, dan layanan kesehatan.
“ Bagi masyarakat yang akan mengurus KTP anak, bisa datang ke kantor Dispendukcapil dengan membawa Akte kelahiran dan KTP orang tua,” kata Yasak lagi.
Kota Mojokerto sendiri masuk sebagai pilot project penerbitan Kartu identitas Anak - KIA bersama 4 daerah di Jatim lainnya, yakni kabupaten Trenggalek, kota Kediri, kota blitar dan kota Probolinggo.

Senin, 22 Agustus 2016

Karnaval dan Pawai Pembangunan Kota Mojokerto 2016


kegiatan karnaval dan pawai pembangunan kendaraan hias Kota Mojokerto 2016 disambut sangat meriah oleh ribuan warga Mojokerto maupun warga luar Mojokerto yang menyaksikan langsung ke lokasi parade karnaval di Kota Mojokerto. Karnaval diikuti Sebanyak 104 kelompok peserta dari instansi pemerintahan, swasta, komunitas dan juga karang taruna se-Kota Mojokerto turut ikut memeriahkan Karnaval ini. Pada ajang karnaval dan pawai pembangunan kendaraan hias Kota Mojokerto 2016 terbagi menjadi tiga tema yakni: Majapahitan (Majapahit Carnival), Perjuangan (Kemerdekaan), Mojokerto Service City.Peserta pawai karnaval berjalan kaki sejauh sekitar 1,6 kilometer dengan rute mulai Alon-alon Mojokerto, ke Jalan Majapahit, lalu Jalan Raden Wijaya hingga melewati Jalan Pahlawan, hingga berakhir di Jalan Gajah Mada depan Pemkot Kota Mojokerto. Kegiatan karnaval dan pawai pembangunan kendaraan hias Kota Mojokerto 2016 ini digelar pukul 13.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, Sabtu (20/8/2016).Walikota Mas’ud Yunus dalam sambutannya mengapresiasi kreatifitas dan antusias masyarakat Kota Mojokerto.

Rabu, 10 Agustus 2016

7 KELURAHAN DI KOTA MOJOKERTO DIPERCANTIK

Sebanyak tujuh Kelurahan yang tergolong kumuh di Kota Mojokerto tahun ini akan diadakan bedah kampung. Selain untuk mempercantik kampung, program ini juga untuk mengurangi pengangguran.
Heryana Dodik Murtono, Kabag Humas Pemkot Mojokerto, Jum’at (05/08/16) mengatakan, untuk bedah kampung tahun ini, Pemkot Mojokerto mengalokasikan anggaran Rp 5,645 miliar dana APBD 2016 yang dikelola Dinas Tenaga Kerja. ”Ada tujuh Kelurahan yang dipercantik, Yakni Kelurahan Balongsari, Kelurahan Sentanan, Kelurahan Prajurit Kulon, Kelurahan Kranggan, Kelurahan Blooto, Kelurahan Pulorejo dan Kelurahan Mentikan,”ujarnya kepada Bagus Muslikhin reporter Radio Majafm.
Kata Dodik, nantinya pekerjaannya beda-beda sesuai usulan masyarakat. ”Ada pembangunan gapura, saluran air, paving atau membedah rumah. Jadi semua berbentuk fisik,”lanjutnya.
Dodik juga menjelaskan, pembangunan fisik di tujuh kelurahan tidak diserahkan ke kontraktor, namun lewat Disnakertrans. Sehingga akan memperkerjakan warga setempat sebagai tukang bangunan, kuli bangunan dan mandor. 

Selasa, 26 Juli 2016

Piala Adipura Kirana Di Kirab Keliling Kota



Bahkan piala adipura ini di kirab keliling Kota Mojokerto dan diikuti berbagai peserta, mulai duta kebersihan, kader bank sampah, barongsai, sampai komunitas motor serta sepeda onthel kuno.
Mas’ud Yunus Walikota Mojokerto, Selasa (26/07/2016) mengatakan, penghargaan ini merupakan milik seluruh masyarakat Kota Mojokerto. Sekaligus memberikan motivasi masyarakat kota, agar lebih bersemangat kedepannya.

Rabu, 29 Juni 2016

Kecamatan Kranggan Diresmikan , Kota Mojokerto kini Punya Tiga Kecamatan

Walikota Mojokerto Mas'ud Yunus mengatakan, pengajuan pembentukan kecamatan baru sebenarnya diajukan sejak 1994 silam. Namun, pengajuan itu baru disetujui oleh Kemendagri 18 April 2016 lalu melalui surat No 138/2058/BAK. Kecamatan baru tersebut adalah Kecamatan Kranggan. Seiring pesatnya pertumbuhan penduduk, Kota Mojokerto memecah wilayahnya dari dua kecamatan menjadi tiga kecamatan. Pembentukan satu kecamatan baru ini diharapkan membuat pelayanan terhadap warga Kota Onde-onde semakin efektif dan efisien.Jumlah penduduk kita saat ini 141.313 jiwa dengan luas wilayah 16,47 kilometer persegi, kondisi ini diperlukan kecamatan baru untuk mengoptimalkan pelayanan. Pemekaran dengan menambah wilayah dari Kabupaten Mojokerto mengalami kesulitan, maka saat ini dalam rangka