KIM Suara Kranggan Menuju Masyarakat yang Informatif Maju, Sejahtera dan bermoral

Selasa, 09 Februari 2016

Berantas Sarang Nyamuk Dengan Fogging Ternyata Tak Maksimal

Pemberantasan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui fogging, ternyata dinilai kurang maksmal. Hal itu dikatakan Dokter Swi Sehati - Kabid Kerawatan RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota MojokertoJumat (05/02/2016).
Menurutnya, fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja. Sedangkan jentik-jentik nyamuk tetap bisa bertahan meski dalam asap yang tebal.
“Satu-satunya cara untuk memberantas jentik nyamuk adalah dengan cara 3M yakni menguras dan menutup genangan air serta mengubur sampah”, ujar Dokter Swi.
Pihaknya juga mewnghimbau, agar warga tetap waspada dan menjaga kebersihan. “Sebab nyamuk DBD bisa saja hidup di mana saja, sehingga selalu menggunakan lotion anti nyamuk sangat dianjurkan”, himbaunya.

Jumat, 05 Februari 2016

PELATIHAN SINGKAT DAN PRAKTEK BAGI ANGGOTA KOPERASI WANITA DAN KIM DALAM MENGHADAPI MEA


Dengan telah diberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir 2015 membawa suatu peluang sekaligus tantangan bagi ekonomi Indonesia, negara anggota ASEAN akan mengalami aliran bebas barang, jasa, investasi, dan tenaga kerja terdidik dari dan ke masing-masing negara. Ibarat pisau bermata dua manfaat dari implementasi MEA itu bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia termasuk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Pangan. UMKM juga harus menjaga dan meningkatkan daya saing sebagai industri kreatif dan inovatif. Selain itu UMKM juga harus meningkatkan standar, desain dan kualitas produk agar sesuai dengan ketentuan ASEAN.didukung oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Mojokerto.  Acara dihadiri oleh 50 peserta dari pelaku usaha UMKM di bidang pangan dan angota KIM . Acara dibuka resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Ruby Hartoyo,S.Sos,MMDalam arahannya, beliau menyampaikan agar pelaku usaha dapat mengikuti kegiatan dengan baik, karena merupakan bekal bagi pelaku usaha dalam mempersiapkan diri menghadapi MEA. Materi yang disampaikan merupakan pedoman dan prinsip dasar yang penting dalam memproduksi pangan untuk menjamin bahan pangan yang diproduksi aman, bermutu, bergizi dan layak untuk dikonsumsi. 


RSUD Kota Mojokerto Kebanjiran Pasien DBD Dari Luar Kota

Pasien demam berdarah di Rumah Sait Umum Daerah (RSUD) Kota Mojokerto mengalami overload. Pasien DBD disana paling banyak rujukan dari luar Kota Mojokerto, diantaranya dari Sidoarjo, Gresik, Jombang dan warga Kabupaten Mojokerto sendiri.

Dokter Swi Sehati - Kabid Kerawatan RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto , Kamis (04/02/2016) mengatakan, saat ini ada 41 pasien DBD yang dirawat, rata-rata usia mereka masih balita.

”Bahkan kamar pasien anak sekarang ini sudah penuh. Sehingga sebagian pasien balita dipindah ke kamar inap orang dewasa. Untuk mengantisipasi jumlah pasien yang semakin membludak, pihak RSUD menyediakan ektra bed atau tempat tidur tambahan yang ditempatkan di kamar inap dewasa”, ujar Swi.

Kata Dokter Swi, rata-rata usia pasien yang kena DBD antara usia 5 bulan sampai 15 tahun. ”Beruntung saat dibawa ke RSUD Kota Mojokerto, kondisi mereka masih belum melewati siklus kritis sehingga bisa ditangani dengan cepat”, katanya

Kamis, 28 Januari 2016

Awas,,,, Januari Sampai Maret Puncak DBD, Lakukan Dengan PSN


Masyarakat dihimbau terus menggalakkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Pasalnya tahun 2016 puncak penderita Deman Berdarah Dengue (DBD), diprediksi terjadi pada bulan Januari, Februari sampai bulan Maret.
Christiana Indah Wahyu - Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto , mengatakan, saat ini sudah ada 1 pasien di Kota Mojokerto yang sudah positif DBD. Dinkes berharap seluruh seluruh masyarakat bisa menanggulangi dengan cara PSN.

Berbeda Dengan di Kota, Kabupaten Mojokerto Tidak Ada Program Wifi Gratis




Hal ini berbeda dengan Kota Mojokerto yang sudah 2 tahun ini memberikan layanan internet atau wifi gratis bagi masyarakat, yang sudah dipasang di beberapa titik keramaian seperti di Alun-alun dan lain sebagainya.
Ahmad Rifai - Kepala Dishubkominfo Pemkab Mojokerto Rabu (27/01/2016) mengatakan, sebenarnya sudah ada wacana program internet gratis, namun karena belum ada anggaranya maka belum bisa merencanakan program ini.
“Sebetulnya kita sudah ada wacana untuk pemasangan wifi gratis. Tapi yang menjadi masalah sekarang ini adalah kendala anggaran”, kata Rifai.
Masih kata Rifai, di Kabupaten Mojokerto banyak titik keramaian masyarakat, seperti kawasan Pacet dan Mojosari. Sebenarnya sangat bagus jika ada layanan internet gratis yang bisa di nik

Selasa, 26 Januari 2016

23 Orang Pengikut Gafatar Akhirnya Tiba Di Mojokerto


 Sebanyak 23 orang eks anggota kelompok Gafatar asal Mojokerto, akhirnya tiba kembalidi kampong halaman. Mereka termasuk rombongan ratusan eks-Gafatar yang dipulangkan dari Mempawah Kalimantan Barat, pasca pengusiran oleh warga setempat.

Berdasarkan data yang diterima, mereka terdiri dari 1 KK (5 orang) asal Kesiman Tengah Pacet, 3 KK (10 orang) asal desa/kecamatan Puri, 1 KK (3 orang) asal Jatikulon Mojoanyar, 1 KK (5 orang) asal Pekukuhan Mojosari, serta 1 KK (4 orang) asal Gunung Gedangan kec. Magersari kota Mojokerto.

Sebelumnya, proses pemulangan eks-Gafatar ini menunggu instruksi dari Gubernur jawa Timur. Setelah mendapat informasi, sekitar jam 3 sore (Minggu, 24/1/2016), tim dari Dinas Sosial dan Bakesbangpol kabupaten Mojokerto langsung melakukan penjemputan ke asrama Transito milik Disnakertrans Jatim di kawasan Margorejo Surabaya. Mereka dibawa pulang ke Mojokerto menggunakan bus milik pemkab.

Pagar terminal Mojokerto roboh akibat banjir

Pagar tembok sepanjang 27 meter di sisi barat dan pagar BRC sepanjang 55 meter di sisi timur terminal Kertajaya Mojokerto ambruk. Selain itu keramik lantai di pintu masuk terminal juga mengelupas.

Gaguk Tri Tri Prasetyo Kepala Dishubkominfo Kota Mojokerto mengatakan, tembok pagar terminal yang dibangun tahun 2014 lalu ini ambruk, karena tidak kuat menahan luberan air dari sungai Kenanten.

ketinggian air hampir satu meter, menyebabkan keramik lantai banyak yang mengelupas.

Kata Gaguk, untuk sementara dilakukan pembersihan material tembok pagar yang ambruk dan keramik yang mengelupas. Nanti akan dibahas untuk perbaikanya.

Meskipun pagar terminal ambruk dan keramik lantau di pintu masuk mengelupas, tidak sampai mengganggu aktifitas kendaraan dan penumpang yang naik - turun di terminal Kertajaya