KIM Suara Kranggan Menuju Masyarakat yang Informatif Maju, Sejahtera dan bermoral

Minggu, 29 Maret 2015

SOSIALISASI PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MASYARAKAT ( KIM ) SE- KOTA MOJOKERTO












Waspada ISIS Polisi Tingkatkan Kinerja Inteligen



Polres Mojokerto Kota semakin meningkatkan kinerja tim satuan Inteligen untuk memantau perkembangan ISIS. Sebab Densus 88 sudah dikabarkan menggerebek rumah terduga simpatisan ISIS dibeberapa wilayah, sehingga kewaspadaan harus ditetapkan di Mojokerto.

Kompol Khusen Abubakar Wakapolresta Mojokerto, pada Bagus Muslihin, Kamis (26/03/2015) mengatakan, Satuan inteligen ini akan disebar di tiap pelosok desa untuk menggali informasi sekaligus antisipasi pencucian otak simpatisan ISIS dalam merekrut anggota baru . Selain itu polisi juga akan terus menjalin kerjasama dengan TNI dalam upaya itu.

'' Polisi juga memaksimalkan 3 pilar, yakni Babinkamtibmas, Babinsa dan kepala desa sebagai pusat pengkondisian masyarakat ditingkat paling dasar,'' Tambahnya. Wakapolresta menghimbau agar warga lebih cerdas dalam mengenal esensi agama, sosial dan budaya agar tidak mudah terpengaruh rayuan ISIS.

Selasa, 24 Maret 2015

Harga Bawang Merah Terus Melejit




dari pantauan team di sejumlah pasar tradisional, kenaikan paling tinggi adalah bawang merah. Sedangkan sayuran lain, kenaikanya berkisar 250 rupiah sampai 1500 rupiah perkilo.

Sementara untuk harga beras dan cabe rawit terus mengalami penurunan. Beras jenis IR 64 yang sebelumnya berkisar Rp 9.200 perkilo, sekarang Rp 8.900 perkilogram. Sedangkan cabe rawit yang sebelumnya 30 ribu, sekarang hanya 21 ribu perkilo, atau turun sekitar 30 persen. Kenaikan harga ini, , dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang masih ektrim, dan juga stok yang berkurang.

Masyarakat Minta Pemerintah Buat Solusi Atasi Pengemis Dan Anjal



Sebab tidak sedikit warga yang mengaku risih melihatnya, namun dilain sisi juga kasihan. Seperti yang dikatakan Basori - warga Prajurit Kulon  -  Selasa (24/03/2015).
Menurutnya, sejak beberapa tahun terakhir, orang yang mengemis adalah wajah-wajah lama. ”Itu membuktikan pemerintah sampai sekarang ini tidak pernah serius dalam mengentaskan kemiskinan”, katanya.
Hal senada juga dikatakan, Indah - mahasiswi asal Blooto. Menurutnya, meski sudah ada perda yang melarang, namun pemerintah juga harus punya action plan untuk mengatasinya. Sebab tiap tahun selalu ada APBD yang dianggarkan.
”Pengawasannya harus seketat mungkin. Jangan cuma menggugurkan kewajiban dengan merazianya, kemudian dilepaskan lagi”, kata Indah.

Minggu, 22 Maret 2015

Kapolda : Wilayah Mojokerto Diwaspadai, Sebab Jadi Target Perekrutan Anggota ISIS




Menurut Kapolda, kelompok ISIS biasanya mencuci otak warga untuk diajak bergabung, dengan cara di iming-iming gaji besar.

Meskipun di Mojokerto belum ada tanda-tanda adanya ISIS, namun kewaspadaan harus ditingkatkan dimanapun, tidak terkecuali di Mojokerto. Sebab pernyataan perang melawan ISIS sudah diutarakan seluruh dunia.

Untuk mengantisipasinya, polisi memaksimalkan 3 pilar, yakni Babinkamtimas, Babinsa dan Kepala Desa.

Cegah ISIS, Denpom Mojokerto Razia Karaoke



Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/2 Mojokerto merazia tempat hiburan malam untuk mencegah jaringan ISIS dan tindak kriminal lainnya.

Operasi ini digelar Kamis malam (19/03/2015) dan melibatkan aparat gabungan TNI, seperti Polri dan Satpol PP Kabupaten serta Satpol PP Kota Mojokerto.

Mereka memeriksa satu persatu room Karaoke, Hotel dan lokalisasi Balongcangkring. Semua pengunjung digeledah barang bawaannya serta kartu identitas.

Letkol CPM Moh Sawi - Dandenpom V/2 Mojokerto Jumat (20/03/2015) mengatakan, kelompok ISIS selalu merekrut anggota baru dengan cara sembunyi-sembunyi, sehingga proses razia wajib dilakukan.

”Selain mencegah ISIS, razia dadakan ini juga untuk menjaring anggota yang ketahuan masuk hiburan malam dan tempat lokalisasi”, kata Dadenpom.

Namun dalam razia tersebut telah dilaksanakan sampai jam 12 malam. Dan tidak membuahkan hasil sama sekali.

Rencana Ditutup, PSK BC Sepi Pengunjung



Salah satu PSK di wisma Flamboyan Balongcangkring, pada , Senin (23/03/2015) mengatakan, untuk pengunjung yang datang mulai berkurang, sejak ada informasi rencana penutupan lokalisasi.  saat razia Denpom suasana di lokalisasi memang sepi pengunjung, pemandangan itu jauh berbeda dengan razia yang digelar sebelumnya.

Bulan Pebruari lalu masih banyak lelaki hidung belang yang mampir bahkan hampir semua kamar penuh, namun pada razia kemarin hanya ada satu - dua pengunjung saja.