KIM Suara Kranggan Menuju Masyarakat yang Informatif Maju, Sejahtera dan bermoral

Kamis, 13 Februari 2014

Tragedi Korban Cukrik, Pemkot Gelar Rakor


Sebagai bentuk keprihatinan dan tanggung jawab Pemerintah Kota Mojokerto terhadap kondisi di kota Mojokerto terkait dengan kejadian korban miras cukrik pada malam tahun baru, Dinas Kesehatan Kota Mojokerto menggelar rakor penanggulangan narkoba, Kamis,(9/1) di Ruang Nusantara.


Dibuka oleh Walikota Mojokerto, acara ini dihadiri Kapolresta, Sekdakot, Kepala SKPD, Camat, Lurah, Satgas anti narkoba, jajaran Dinkes, Badan Narkotika Kota Mojokerto, tokoh masyarakat, RW, dengan Narasumber Kasat Narkoba Polres Mojokerto Kota AKP Djamin, SH dan dari Dinas Kesehatan Kota Mojokerto.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto, Indah mengatakan Jumlah korban miras cukrik asal Kota Mojokerto ada 17 Orang, Meninggal 10 Orang, dan Luar kota 12 Orang, Meninggal 7 Orang. “Diharapkan kepada peserta rakor dapat melaksanakan diseminasi informasi tentang bahaya narkoba dan miras pada masyarakat yang ada di wilayahnya.


Senada dengan Indah, Kapolresta Mojokerto AKBP. Wiji Suwartini mengungkapkan keprihatinannya terhadap kota Mojokerto yang bervisi maju, sehat, cerdas, sejahtera dan bermoral ini. “Ini terjadi bukan hanya kewenangan satu pihak seperti Polisi saja, tapi ini butuh kerjasama semua baik dari Pemda dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.


Lebih lanjut dikatakannya, kepada masyarakat terutama yang hadir ini, bila menemukan penjual atau korban miras atau narkoba segera melaporkan dan berkoordinasi dengan Polresta. Miras ini biasa dikonsumsi masyarakat kelas bawah, karena harganya yang terjangkau.


Wiji juga melaporkan dari pantauan pihaknya di lapangan tepatnya di depan pentas lumba-lumba Benteng Pancasila, ditemukan miras yang dijual dalam bentuk kantong plastik kecil dengan harga murah (Rp. 5 ribu/kantong) yang terjangkau masyarakat, dan kebanyakan pembelinya anak usia sekolah. Miras tersebut diperjualbelikan dalam bentuk menarik yang sudah dicampur dengan minuman seperti marimas beraneka rasa dan warna.


Dalam kesempatan ini Walikota Mojokerto Mas’ud Yunus juga menyampaikan keprihatinannya terhadap tragedi moral di awal tahun 2014 di kota Mojokerto ini. “Peristiwa korban miras ini di luar dugaan karena semula kota Mojokerto konsen untuk perayaaan natal dan tahun baru, namun di sisi lain terjadi sesuatu yang tidak diduga dengan kejadian miras cukrik yang menyebabkan korban meninggal ini,” katanya.


Dari empat indikator keberhasilan Program Kota Mojokerto Berlingkungan Pendidikan (PKMBP), yang belum bisa dicapai adalah menurunnya angka kriminalitas dan kenakalan remaja yang tiap tahun semakin meningkat.


Sementara itu Mas’ud juga menyampaikan dampak Penyalahgunaan Narkoba Termasuk Miras ada dua aspek yaitu aspek fisik seperti Badan sakit-sakitan, Rela jual diri (Prostitusi), tidak ada jaminan sembuh bagi pemakai, menimbulkan ketergantungan – Over Dosis – Mati, dan Mudah tertular HIV / AIDS. Sedangkan aspek Sosial yaitu ancaman bagi keluarganya, ancaman bagi masyarakat lingkungannya, sering melakukan Kriminal, menimbulkan Laka Lantas, dan korupsi / mencuri.


Selanjutnya Walikota menginstruksikan Lurah untuk segera menindaklanjuti yaitu berkoordinasi dengan Satgas anti narkoba sebagai upaya antisipasi terhadap peristiwa semacam ini, dan melaporkan melalui Camat. Ia juga mengungkapkan akan menerbitkan peraturan / perijinan tentang miras di kota Mojokerto. (Rr - Humas)


Minggu, 20 Oktober 2013

PSN Menjadi Budaya Hidup Bersih Sepanjang Massa

PSN Menjadi Budaya Hidup Bersih Sepanjang Massa



Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) selama 60 menit sampai saat ini masih tetap eksis.  Program yang dilaksanakan minimal 60 menit satu minggu sekali sampai dengan saat ini masih tetap berjalan dan dilaksanakan oleh seluruh warga Kota Mojokerto.  Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya kasus Demam Berdarah di Kota Mojokerto mampu diminimalisir hingga nol prosen.  Bermula mungkin orang mengatakan, ini hanya kegiatan seremonial saja.
Kunjungan pucuk pimpinan dan jajaran pejabat Dinas kesehatan dianggap hanya sekedar formalitas.  Namun fakta tidak dapat dipungkiri, karena hasilnya sangat luar biasa.  Bahkan keberhasilan PSN 60 menit di Kota Mojokerto ini menjadi inspirasi daerah lain di Indoenesia untuk mengikutinya. Tidak sedikit Kab/Kota di seluruh Indonesia yang sudah berkunjung dan belajar langsung saat PSN 60 menit digelar di Kelurahan-kelurahan.  
Eksistensi dari program ini memang tidak terlepas dari dukungan dan komitmen semua pihak. Ujung tombak berhasilnya adalah pada kinerja kader motivator kesehatan yang berada ditingkat RT/RW.  Mereka merasa bahwa melakukan  pemantauan jentik minimal satu minggu ini adalah bagian dari tugas pokok, tanpa harus menghitung berapa kontribusi atau jasa yang diterima setiap bulannya.  Akan tetapi ini adalah bagian dari kewajiban sebagai warga masyarakat di Kota Mojokerto.  Pernyataan iklas itu juga sempat diungkapkan oleh para kader setiap kali bertemu Walikota Mojokerto saat kunjungan PSN diwilayahnya.  
Seperti halnya salah satu kader di Kelurahan Jagalan.  Saat PSN dijadwalkan di RW.01 Lingkungan Jagalan Kelurahan Jagalan pada jumat 11/10/13 kemarin.  Uliati kader terbaik di Jagalan ini mengatakan bahwa, dengan PSN hidup seseorang menjadi berubah.  Artinya kebiasaan-kebisaan berperilaku hidup bersih akhirnya menjadi budaya.  Hal ini disampaikan sebagai ungkapan terima kasih kepada Walikota Abdul Gani yang akan segera mengakhiri jabatannya.  
Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Gus Kodri ketua RW.01 lingkungan Jagalan selaku tuan rumah dalam PSN ini.  Mantan aggota dewan ini juga menyampaikan bahwa, sebenarnya program PSN ini diadopsi dari daerah lain di Jakarta, namun daerah tersebut tidak berhasil melaksanakan dengan baik.  Justru di Kota Mojokerto dapat berjalan dengan baik sehingga menjadi icon pembangunan dibidang kesehatan.  Hal ini tentu sebagai bukti komitmen dari Pemerintah daerah yang telah melaksanakan program tersebut serta mendapat dukungan sepenuhnya dari masyarakat.  Demikian juga dengan program Jam Wajib Belajar akan diadopsi oleh Pemerintah Pusat.  Sang ustad yang kediamannya dekat dengan Masjid Anawawi ini juga bilang, sebagai seorang pemimpin mempunyai tugas yang sangat sulit.  Ketika kesulitan itu sudah dapat diatasi, maka masih ada tugas yang lebih sulit lagi, oleh karenanya pada kesempatan tersebut pak RW ini menyampaikan selamat dan sukses kepada pak Gani selaku
Walikota hingga dua periode, dan menyampaikan selamat bertugas kepada penggantinya Bapak Masud Yunus selaku Walikota Terpilih.  
Kesan lain yang disampaikan dalam acara dialog di jagalan Gg. II  itu disampaikan oleh Rahman.  Sesepuh kampong ini menyampaikan ungkapan isi hatinya secara lugas dan unik, karena usianya yang sudah lanjut dan struktur gigi yang tidak sempurna lagi, maka kata-kata yang diucapkan membuat para tamu undangan bisa tertawa.  Rahman yang sangat berpengalaman dan hafal perjalanan sejarah di Kelurahan Jagalan bahkan sejarah Kota Mojokerto dengan segenap pemimpinnya, dapat merasakan akan beberhasilan Pak Gani sebagai Walikota selama dua periode ini.  Kesan yang ditangkap selama kepemimpinan pak Gani banyak membawa barokah dan amanah.   Kalimat bahasa inggris yang artinya selamat jalan Bapak Waikota Abdul Gani dan Selamat datang Bapak Msud Yunus selaku Walikota yang baru  diucapkan mirip-mirip bahasa jepang lantaran artikulasi yang kurang jelas, membuat para tamu undangan “ger-geran” tertawa.  Namun  tokoh yang satu ini luar biasa begitu memiliki semangat dan peduli terhadap lingkungannya.
Kegiatan sremonial yang diawali dengan samutan Lurah Jagalan Sudiono,  mengatakan bahwa para kader di Kelurahan Jagalan mempunyai semangat yang luar biasa.  Sebagai lurah baru dapat merasakan bagaimana  kinerja para kader di ilayah kerjanya ini.  Menurutnya PSN bukan lagi merupakan sebuah program namun sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat.   Walikota yang juga didampingi oleh Wawali dan Sekdakot serta jajaran SKPD terkait, Camat dan Lurah se-Kecamatan Magersari.
Walikota  Abdul Gani dalam sambutannya juga menyampaikan kegembirannya sebagai pemipmpin sekaligus sebagai warga Kota Mojokerto.  Saking cintanya terhadap Kota Mojokerto pak Gani berulang kali menyampaikan kepada masyarakat disetiap kali kegiatan bahwa, dirinya dan keluarga akan tetap tinggal di Kota Mojokerto.  Setelah purna tugas nanti pak Gani masih menjadi warga Kota Mojokerto.  Sebagai bukti kecintaan tersebut,  pak Wali sudah menyiapkan rumah masa depan yaitu dengan menghibahkan tanahnya kepada pengurus kematian di lingkungan Gembongsari Kelurahan Balongsari.  Makam yang ada didekat lingkungan Tropodo Kelurahan Meri ini sudah tersedia untuk pak Gani dan Keluarga jika sudah saatnya tiba dipanggil Illahi Rooby.  Saat ini hibah tanah tersebut masih berproses balik nama kepada pengurus kematian lingkungan Gembongsari.  Hal lain yang disampaikan adalah mengenai usulan warga jagalan yang belum terealisasi selama kepemimpinannya yaitu usulan merubah nama Gang.  Untuk merubah nama Gang atau jalan ini harus melalui proses penetapan sidang pleno legislative, oleh karena waktunya belum mencukupi maka ini menjadi tugas dari Walikota terpilih Masud Yunus sebagai penerus tugas dari pak Gani yang belum tuntas.(An, Rr - Humas)

Sabtu, 31 Agustus 2013

Kamis, 29/08/2013 08:35 WIB Hari ini Kota Mojokerto Gelar Dua Pilkada


Kamis, 29/08/2013 08:35 WIB

Hari ini Kota Mojokerto Gelar Dua Pilkada


Tak hanya Pilgub Jatim, hari ini warga Kota Mojokerto juga melaksanakan Pilwali periode 2013–2018. Pilwali periode ini, diikuti oleh 6 pasangan calon. Baik dari calon perseorangan maupun dari parpol.

Komisioner KPU Kota Mojokerto Bidang Sosialisasi, Miftah Amanu mengatakan, DPT pilwali tahun ini, sebanyak 93.844 suara. Terdiri dari perempuan sebanyak 48.259 suara, dan laki-laki sebanyak 45.585 suara.

"Total suara perempuan yang ada di DPT lebih banyak dari laki-laki. Dan ada 6 pasangan calon yang akan meramaikan pilwali ini," kata Amanu saat dihubungi detikcom, Kamis (29/8/2013).

Para kandidat itu yakni 1, Achmad Rusyad Manfaluti-Risdy Harintoko (Manfaati), didukung PKB. 2, Drajat Stariadji-Yanto (DY), calon perseorangan atau independen. 3, Masud Yunus-Suyitno (MY), didukung PDIP dan merupakan incumbent wakil wali kota aktif.

Selain itu 4, Iwan Sulistyo-Edy Hartono (IEd), independen. 5, Ayub Busono Listyawan-Mulyadi (ABDI), diusung Partai Demokrat. Dan terakhir adalah 6, Hendro Suwono-Warsito (NOTO), yang didukung Partai Golkar.



Kamis, 18 Juli 2013

Waspadai Pot dan Bekas Air di Gelas Mineral

DB Mewabah, Waspadai Pot dan Bekas Air di Gelas Mineral

Saat ini, penyakit demam berdarah (DB) terus mewabah di sejumlah daerah termasuk di Kota Mojokerto. Jangan pernah meremehkan sisa-sisa air menggenang di tempat sekecil apa pun. Warga Kota Mojokerto diminta menyisir hingga pot bunga dan sisa air mineral.

Sebab, jentik nyamuk dan telur nyamuk berkembang di tempat-tempat sepele ini. Ini lantaran tempat tersebut menjadi tempat nyaman bagi sarang nyamuk dan kemudian mengendap.

"Sebaiknya PSN tidak hanya menguras kamar mandi. Tapi awasi pot bunga di rumah-rumah kita. Terutama sisa air di gelas air mineral," ucap Kepala Dinas Kesehatan Christiana Indah Wahyu, saat evaluasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) tiga bulanan di hadapan Wali Kota Abdul Ghani Soehartono dan Wawali Mas'ud Yunus,

Evaluasi khusus itu dilakukan Dinas Kesehatan di Pendopo Balai Kota Mojokerto. Atas makin mewabahnya penyakit mematikan seperti DB, sebaiknya masyarakat tak terlalu cemas minta difogging atau pengasapan.

"Banyak warga kita yang gupuh (takut) minta difogging. Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Padahal nyamuk ini meninggalkan telur sampai 300 telur. Ini yang bahaya. Tapi fogging memang perlu untuk memenuhi sugesti dan psikologis warga," tambah Indah.

Dilaporkan, hingga Maret ini sejumlah titik telah diketahui terwabah penyakit DB. Gerakan PSN dilakukan dengan cara memeriksa setiap 50 rumah di 18 kelurahan yang ada di Kota Mojokerto. Misalnnya di Magersari, Gedogan, Purwotengah, Jagalan, dan seluruh kelurahan yang lain ada puluhan rumah diketahui positif tempat jentik.

Dinkes menyampaikan untuk Kecamatan Prajurit Kulon saja ada 440 rumah yang diperiksa. Sebanyak 30 positif terdapat jentik di puluhan rumah ini. Dua bocah positif kena DB. Sementara ada 34 suspek DB atau memiliki gejala sepeeti DB. "Jadi ingat 3M, Mengubur Menguras dan Menutup temasuk pot bunga dan bekas gelar air mineral," ..  

Sabtu, 29 Juni 2013

Cegah Wabah Difteri, Dinas Kesehatan Berikan Imunisasi

Antisipasi Difteri, Dinkes Kota Mojokerto Gelar Imunisasi


Mojokerto (beritajatim.com) - Kota Mojokerto masuk dalam salah satu daerah endemis difteri. Untuk mencegah meluasnya penyakit yang berawal dari lingkungan yang kotor tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mojokerto menggelar imunisasi difteri massal di Kota Mojokerto.

Wakil Walikota Mojokerto, Mas'ud Yunus mengatakan, penyakit difteri sangat membahayakan karena penularam sangat cepat yakni melalui pernafasan. "Imunisasi serentak ini kita gelar agar dampaknya tidak meluas dengan sasaran semua warga Kota Mojokerto," ungkapnya, Rabu (12/06/2013) tadi pagi.

Wawali menjelaskan, imunisasi difteri serentak ini digelar sampai akhir Juni mendatang yang dilakukan di setiap posyandu serta sekolah yang ada di Kota Mojokerto. Dinkes Kota Mojokerto, lanjut Wawali menjemput bola sesuai dengan program Dinkes Propinsi Jatim untuk menanggulangi penyebaran penyakit difteri di Kota Mojokerto.

Sementara itu, Kabid Pemberantasan penyakit dan penyehatan lingkungan (P2PL), Dinkes Kota Mojokerto, Abdul Choliq mengatakan, di Kota Mojokerto sudah ada penderitanya. "Ada 13 warga yang suspek diifteri dan usianya banyak di atas 15 tahun," katanya.

Sehingga, Dinkes Kota Mojokerto melakukan imunisasi difteri massal kepada seluruh warga Kota Mojokerto yakni mulai usia 0 - hingga lanjut usia. Kota Mojokerto belum masuk Kejadian Luar Biasa (KLB) tapi KLB Jatim, Dinkes Kota Mojokerto menghimbau masyarakat untuk memelihara lingkungan agar tidak karena lingkungan kotor menjadi salah satu penyebab.

 

Kamis, 27 Juni 2013

10 Tips Puasa Sehat



10 Tips Puasa Sehat


Tips puasa sehat sangat berguna bagi Anda yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, terutama yang menjalani aktivitas kerja selama berpuasa. Agar puasa berjalan lancar dan pekerjaan pun tidak terganggu, Anda perlu menjaga stamina dan kondisi tubuh lebih dari biasanya. Asupan makanan yang dikonsumsi saat sahur ataupun berbuka juga perlu Anda perhatikan. Cara makan sehat  selain baik untuk menunjang ibadah puasa juga sangat baik diterapkan sehari-hari untuk pola hidup sehat dan menjaga berat badan ideal.
10 Tips puasa sehat berikut ini akan membantu Anda menjalankan ibadah puasa dengan lebih sehat dan segar sepanjang hari.
Saat berbuka puasa:
1. Mulailah buka puasa dengan air putih hangat untuk menetralkan lambung, disusul dengan minuman atau makanan manis seperti kurma, kolak, atau setup untuk mengembalikan kadar gula darah yang menurun selama puasa.
2. Jangan langsung minum minuman dingin atau es saat berbuka untuk menghindari perut kembung.
3. Minuman bersoda sangat tidak disarankan untuk berbuka ataupun saat sahur karena bisa mengganggu kesehatan lambung.
4. Istirahatkan lambung Anda 30 menit sampai 1 jam sebelum mengkonsumsi makanan berat. Setelah minum air hangat dan minuman atau camilan manis, lebih baik sholat maghrib terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi makanan utama. Tujuannya adalah untuk menstabilkan lambung Anda.
5. Makan sebaiknya dilakukan bertahap untuk meringankan kerja lambung. Jangan makan terburu-buru karena lambung bisa kaget.
Saat sahur:
6. Konsumsi makanan yang memenuhi unsur gizi dan nutrisi yang lengkap yang terdiri dari karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral. Perlu juga mengkonsumsi makanan untuk kulit sehat  agar kulit Anda tetap segar selama puasa.
7. Bagi yang menderita penyakit lambung hindari makanan pedas, cuka, minuman bersoda, mie instan, sayuran mentah, daging berlemak dan makanan lain yang bisa menimbulkan gas di lambung dan meningkatkan produksi asam lambung.
8. Untuk mencegah dehidrasi dan kulit kering , minumlah air putih yang berkualitas sebanyak-banyaknya untuk memenuhi kebutuhan mineral tubuh. Biasakan minum 4 gelas air putih saat sahur dan 4 gelas saat berbuka.
9. Makanlah makanan berserat yang terdapat dalam sayuran sebelum makanan utama. Tubuh kita memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna makanan berserat, sehingga bisa menahan rasa lapar dan mempertahankan kesegaran lebih lama. Bila kebutuhan akan serat tidak terpenuhi, konsumsilah suplemen organik yang memenuhi kebutuhan serat.
10. Jangan langsung tidur setelah sahur. Berilah waktu pada pencernaan Anda untuk mencerna makanan yang baru dimakan.
Selamat menjalankan ibadah puasa sehat bagi yang menjalankannya. Semoga amal ibadah kita di bulan yang penuh berkah ini diterima di sisi Allah SWT.

sumber: www.kecantikanku.com

Resepsi Lansia

Resepsi Lansia
Selasa, 25 Juni 2013 - 15:10


Memperingati hari lansia ke-17, sebagai puncak acara Pemkot Mojokerto menggelar resepsi yang bertempat di Astoria Convention Hall, Selasa (25/6).
 
Tema peringatan hari lansia tahun ini adalah ‘lanjut usia pelopor jati diri bangsa’. Tema ini mengandung makna bahwa para lanjut usia merupakan generasi pendahulu, peletak dasar-dasar negara dan pemersatu bangsa.
 
Menurut Walikota Abdul Gani Soehartono, sudah sewajarnyalah apabila kita memberikan penghargaan kepada para lansia yang telah berjasa, baik dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Para lansia, merupakan sosok yang menyatukan bangsa, dan pernah mengambil bagian dalam kehidupan negara.
 
“Untuk itu, sudah sewajarnyalah jika kita bersama – sama menempatkan para lansia pada status terhormat dalam kehidupan sosial, berbangsa dan bernegara. sebagai bentuk penghormatan, pemerintah telah mencanangkan hari lanjut usia pada tanggal 29 juni 1996, yang selanjutnya setiap tahun kita peringati bersama – sama, seperti halnya kegiatan resepsi pada pagi hari ini,” katanya.
 
Lebih lanjut dikatakannya, pemerintah akan selalu berusaha meningkatkan kesejahteraan para lansia, dengan  mempermudah akses kesehatan bagi para lansia serta mengurangi beban penderitaan melalui berbagai bantuan sosial maupun pemberdayaan. Kita tentu berharap, agar para lansia di kota Mojokerto dapat menikmati hari tua dengan keadaan sehat dan penuh semangat, diliputi rasa tentram lahir dan batin. 
 
Hadir pula dalam kegiatan ini Wawali, Forpimda, Kepala SKPD, dan para lansia di Kota Mojokerto. (Rr - Humas)