KIM Suara Kranggan Menuju Masyarakat yang Informatif Maju, Sejahtera dan bermoral

Kamis, 23 April 2015

Razia Gepeng dan Anjal Dinilai Tak Efektif


Selasa, 21 April 2015

Suzuki APV vs Trailer, Tiga Tewas



Bagian depan Suzuki APV warna putih nopol R 1769 PH ringsek, sedangkan trailer yang dikemudikan Jito Harsono warga Kecamatan Gemeran, Kabupaten Madiun itu terguling dan menabrak pagar pabrik pembuatan Gazebo.
Tabrakan maut itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Dari keterangan yang utarakan Jito, laju mobil korban terlalu kekanan dan menyebabkan kedua bibir kendaraan saling bertabrakan. "Saya dari arah Surabaya, karena angkutan berat saya cuma melaju kecepatan 35-40 KM, sedangkan mobilnya (Suzuki APV) sangat kencang," jelasnya.
Sampai sejauh ini, korban yang berhasil diketahui identitasnya, Asman (61) warga Desa Purwodadi, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Ketiga jenazah sudah dievakuasi ke RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. (

Pengemis Bisu Coba Membunuh Anaknya Yang Masih Berusia 7 Bulan



 Seorang pengemis mencoba menjatuhkan anaknya yang masih berusia 7 bulan dari atas tower, tepatnya di perempatan Sekarsari atau tepatnya timur pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto, Senin petang (20/04/2015).
Sang ibu diduga frustasi setelah bertengkar dengan pengemis lain, gara-gara hanya berebut wilayah. Namun beruntung, dalam aksi nekad tersebut berhasil digagalkan oleh anggota Polisi yang sedang patroli.
Adalah Briptu Andi - anggota Sabhara Polres Mojokerto Kota kepada  mengatakan, sekitar pukul 17.00 WIB, ada sang ibu yang menderita tunawicara. Ibu tersebut pengemis pendatang baru. Sehingga saat ia mangkal di perempatan, pengemis lain tidak terima dan terjadilah pertengkaran.
“Sang ibu kemudian menangis dan memanjat tower 200 meter. Dan berencana menjatuhkan anaknya. Tapi untungnya kami bisa merebut anaknya dan bisa di selamatkan”, kata Anggota Sabhara sambil menggendong balita tersebut.
Setelah aksi tersebut berhasil digagalkan polisi, pengemis bisu dan anaknya langsung dibawa ke Mapolres Mojokerto Kota. (and)

Senin, 20 April 2015

KIM SUARA KRANGGAN DALAM PEKAN KIM JATIM 2015 DI NGANJUK




Gubernur Jatim Buka Pekan KIM VIII Se-Jawa Timur

Pada pukul 09.00 WIB acara pembukaan Pekan KIM VIII Propinsi Jawa Timur yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Bung Karno Kabupaten Nganjuk, Senin (20/04/2015). Pembukaan Pekan KIM VIII ini dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, DR. Soekarwo. Sebelum acara pembukaan berlangsung, terlebih dahulu disuguhi dengan kesenian khas Jawa Timur untuk memeriahkan acara tersebut.
Adapun serangkaian acara yang digelar untuk memeriahkan Pekan KIM VIII se-Jawa Timur yang berlangsung mulai (20-24 April 2015), diantaranya Pameran produk IT, Sarasehan KIM, Workshop IT KIM.

Minggu, 19 April 2015

Harga Cabai Terjun Bebas



Harga komoditi cabai di pasaran terus turun, bahkan ditingkat petani saat ini hanya sekitar Rp 7 ribu perkilo. Berdasarkan pantauan team dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) kota Mojokerto, harga cabe rawit di pasaran seminggu ini berada di kisaran 14 ribu perkilo. Dan diperkirakan harganya terus turun.
Sementara ditingkat petani, harga cabai yang sebelumnya Rp 9,500 perkilo, sekarang hanya Rp 7 ribu perkilogram. Akibatnya para petani dipastikan mengalami kerugian.
Yani salah satu petani cabai di Desa Manyarsari Kecamatan Dawarblandong mengatakan, sebagian petani tidak memanen cabenya. Mereka khawatir justru akan mengalami kerugian yang lebih besar, karena harganya tidak cukup untuk biaya petik. ”Kalaupun dipanen, petiknya dilakukan sendiri dan panen sesuai dengan permintaan tengkulak,” ungkapnya.

Sabtu, 18 April 2015

Kabut di Mojokerto

Pagi ini, (18/04/2015) kabut tebal menutupi wilayah Mojokerto

 
Para pengguna jalanyang melalui ruas jalan By Pass Mojokerto pada malam hingga pagi, harus ekstra hati-hati. Di ruas jalan itu sering turun kabut tebal yang sangat mengganggu pandangan. Turunnya hujan juga membuat badan jalan licin, apalagi jika malam hari cukup gelap karena penerangan jalan minim. kondisi alam yang membahayakan keselamatan pengguna akses utama Surabaya-Jawa Tengah maupun DI Jogyakarat tersebut,.Di samping berkabut, yang membuat by pass rawan kecelakaan dan macet karena kondisinya bergelombang dan sangat minim penerangan.