KIM Suara Kranggan Menuju Masyarakat yang Informatif Maju, Sejahtera dan bermoral

Jumat, 19 April 2013

JADWAL PEKAN KIM JAWA TIMUR VII TAHUN 2013

JADWAL PEKAN KIM JAWA TIMUR VII TAHUN 2013
SUMENEP, 23 – 27 APRIL 2013
No.
Kegiatan

Hari/Tanggal
Pukul
Lokasi
1.
Pembukaan
Selasa, 23 April 2013
09.00
Graha Adi Poday
2.
Pameran Produk Unggulan
SelasaSabtu
2327April 2013
09.00 21. 00
Graha Adi Poday
3.
Grand Final LCCK
Selasa, 23 April 2013
07.00 – 09.00
Graha Adi Poday
4.
Demo Pelayanan Informasi dan Konsultasi TIK
Selasa, 23 April 2013
11.00
Graha Adi Poday
5.
Sarasehan KIM
Selasa, 23 April 2013
13.00 – 15.00
Hotel Utami Sumenep
6.
Workshop TIK untuk Anggota KIM
Rabu, 24 April 2013
09.00 – 15.00
Hotel Utami Sumenep
7.
Workshop TIK untuk Masyarakat Umum
Kamis, 25 April 2013
09.00 – 12. 00
Hotel Utami Sumenep
8.
Festival Pertura
SelasaJumat
23 26 April 2013
19.0022.00
Graha Adi Poday
9.
Lomba Blog
125 April 2013
09.0021.00
Graha Adi Poday
10.
Penutupan
Sabtu, 27 April 2013
19.00
Graha Adi Poday

PEKAN KIM JATIM 2013 DI SUMENEP HARUS LEBIH BAIK

Pekan KIM Jatim 2013 Di Sumenep Harus Lebih Baik

News Room, Selasa ( 04/04 )
Pelaksanaan Pekan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) VII tingkat Jawa Timur 2013 yang direncanakan akan digelar tanggal 14 hingga 18 Mei 2013 di Kabupaten Sumenep, ternyata akan digelar lebih awal, yakni mulai tanggal 23 hingga 27 April 2013. Karena itu, Panitia segera melakukan langkah cepat untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur, Harjogi, SH, M.Si usai menggelar rapat persiapan panitia Propinsi dan Kabupaten Sumenep, di Aula Dinas Kominfo Kabupaten Sumenep menjelaskan, dengan dimajukannya kegiatan Pekan KIM tersebut, pihaknya segera melakukan koordinasi bersama, demi suksesnya kegiatan.

�Kita sudah melakukan persiapan jauh sebelumnya, sehingga saat ini sudah semua siap dan tinggal melaksanakan kegiatan Pekan KIM yang akan dihadiri Gubernur Jawa Timur nantinya,�ujarnya.

Dijelaskan, dilaksanakannya pekan KIM Jatim lebih awal, karena Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo, SH, M.Hum tidak ingin, jika di gelar bulan Mei 2013, jelas akan dekat dengan pelaksanaan Pilgub Jatim. Dan itu untuk menjauhi pendidikan politik yang kurang tepat kepada masyarakat, apalagi muncul di publik pelanggaran curi start dan sebagainya.

Yang jelas, tegas Haryogi, sesuai harapan Gubernur Jatim, kegiatan Pekan KIM 2013 di Kabupaten Sumenep harus lebih baik dari kegiatan tahun tahun sebelumnya. Apalagi Pemerintah Propinsi dan Kabupaten Sumenep sudah berkomitmen untuk mensukseskan kegiatan tersebut.

Sementara itu, hasil rapat koordinasi persiapan Pekan KIM Jawa Timur yang dilaksanakan hari ini, juga di paparkan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. Hadi Soetarto, M.Si bersama SPKD terkait di Kantor Bupati Sumenep, untuk persiapan dan koordinasi lebih lanjut. ( Ren, Esha )

Senin, 15 April 2013

EMPAT KABUPATEN/KOTA ABSEN PADA KIM 2013


EMPAT KABUPATEN/KOTA ABSEN PADA KIM 2013

Kamis, 28 Maret 2013 | 12:36

            Empat (4) kabupaten/kota menyatakan absen atau tidak mengirimkan perwakilan untuk mengikuti pekan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) pada 23-27 April mendatangdi Sumenep. Ketidakikutsertaan ke-4 kabupaten/kota ini dengan berbagai kendala di antaranya bersamaan dengan Pemilukada di daerahnya maupun dengan alasan keterbatasan anggaran.
             Kepala Bidang Jaringan Komunikasi, Dinas Kominfo, Dra Isrowi Farida MSi, selaku penanggung jawab KIM 2013 mengurai, ke-4 kabupaten tersebut yakni Kabupaten Lumajang, Gresik, Sidoarjo dan Jember. “Dari 38 kabupaten/kota hanya 4 yang tidak mengirim peserta,” ungkap Isrowi Farida dikonfirmasi Kamis (28/3).
            Kegiatan yang akan dipusatkan di gedung serba guna Adi Poday Sumenep ini, menurut Isrowi, merupakan kepanjangan tangan pemerintah untuk menciptakan masyarakat melek media. “Melalui KIM, informasi ini terbentuk dari, untuk dan oleh masyarakat, sehingga peran pemerintah hanya memfasilitasi dengan membentuk lomba-lomba dan pelatihan yang berbasis pada penggunaaan IT,” paparnya menambahkan.
             Sementara dikonfirmasi terkait kegiatan utama KIM, pihaknya menjelaskan, tetap mengandalkan pada lomba cerdik cermat komunikati (LCCK), pameran produk unggulan, festival pertura, workshop TI dan lomba blog. Selain itu juga akan ada beberapa yang akan dikemas dalam gelaran ini, yakni festival band pelajar. Selain itu juga ada lomba menggambar, kesenian tradisional Sumenep, Saronen, serta Putra-Putri IT.
              Seperti diketahui, pekan KIM 2013 akan dipusatkan di Kabupaten Sumenep. Dipilihnya Sumenep, karena sudah berpengalaman menjadi tuan rumah dalam kegiatan-kegiatan besar yang diselenggarakan Provinsi Jawa Timur. Antara lain even Hari Lingkungan di tahun 2012 dan Hari Koperasi yang digelar tahun 2011.
             Sekda Kabupaten Sumenep, Drs Hadi Sutarto MSi, dalam rapat koordinasi dengan Dinas Kominfo Jatim di Pemkab Sumenep, beberapa waktu lalu menyatakan telah melakukan persiapan. Di antaranya, terkait pemesanan hotel dan akomodasi, serta fasilitasi kelengkapan lokasi dan protokoler. Selain itu berkaitan pendistribusian undangan. (fad)

PEKAN KIM 2013 DI SUMENEP

Kabupaten Sumenep Tuan Rumah Pekan Kim Jatim 2013

Kamis, 28 Maret 2013 13:20:15 - oleh : y2k
Kabupaten Sumenep Tuan Rumah Pekan Kim Jatim 2013Pekan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) tingkat Propinsi Jawa Timur
terakhir yang akan dilaksanakan tahun 2013 mendatang direncanakan akan
dilaksanakan di Kabupaten Sumenep, sehingga mulai saat ini Dinas
Komunikasi dan Informatika Propinsi Jawa Timur melakukan fasilitasi
untuk persiapan kegiatan tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Komunikasi Sosial Diskominfo
Jatim, Sukirman Marsuki kepada News Room, ketika
melakukan kunjunganya di Sumenep.

Menurutnya, kunjungan lapangan tersebut untuk meninjau lokasi yang
tepat untuk kegiatan yang dilaksanakan dalam 2 tahun sekali tersebut.

“Ada kemungkinan besar kegiatan Pekan KIM akan dilakdsanakan di
Sumenep, karena Sumenep lebih siap dan lebih respon terhadap kegiatan
ini,”ujarnya.

Dijelaskan kegiatan Pekan KIM merupakan bentuk sosialisasi langsung
kepada masyarakat, agar lebih mendapat informasi. sebab selama ini
informasi hanya disampaikan melalui aparatur, namun saat ini langsung
melibatkan masyarakat secara swadaya yang memang difasilitasi Diskominfo
dalam kegiatannya.

Bahkan, kami kini juga masih dalam kegiatan persiapan Lomba Cerdik
Cermat Komunikatif (LCCK) yang masih tahap seleksi tingkat Bakorwil. KIM
yang sebelumnya bernama Kelompencapir sudah berbeda dengan sebelumnya.
Kalau dulu harus konsekuen dengan perintah dari atas, namun saat ini
lebih mengedepankan bahasa lokal, sehingga lebih memberikan ruang
informasi timbal balik dari masyarakat.

Kamis, 04 April 2013

Penen Bersama Sayur Organik

Penen Bersama Sayur Organik

 
Panen bersama sayur organik yang terletak di kelurahan kranggan dan kelurahan sentanan disambut baik oleh Lurah, RT/RW dan warga setempat.
 Warga sangat antusias dengan adanya Program Kampung Hijau Organik dan akan segera merealisasikan di kelompok-kelompok kecil mereka
Program pemberdayaan masyarakat seperti ini yang ditunggu-tunggu oleh warga
Salah satu dari perwakilan RW meminta TIM Rumah Kresna untuk membantu membangun Green House diwilayah mereka dengan model swadaya.
Kampung yang hijau dan bersih akan menentramkan warganya dan menyejukkan orang yang melihatnya
 Mojokerto saat ini ada sejumlah kampung yang sudah terbangun pola KHO. Sudah ada empat green house di kelurahan-klurahan mulai Kelurahan Pulorejo, Kelurahan Sentanan, Kelurahan Kranggan, dan Kelurahan Magersari. Holcim bertekad membentuk 18 kampung hijau organic di seluruh Kota Mojokerto.

 

 

      

Gerakan Program Kampung Hijau Organik kelurahan Kranggan

Lions Club Surabaya Launching Gerakan Program Kampung Hijau Organik

Lions Club Surabaya kerjabareng dengan Lembaga Sosial Kresna atau Rumah Kresna, serta didukung PT. Holcim Indonesia, Radar Mojokerto dan Karang Taruna Kota Mojokerto melaunching gerakan Program Kampung Hijau Organik (KHO), di Green House Satu, Kelurahan Magersari Jl KH Mansur 18, Sabtu (9/3/20013).
“Kota Mojokerto sebagai kota penyangga ekonomi dan satelit dari Kota Surabaya memiliki potensi untuk berkembang lebih mantap dan mempersiapkan diri menjadi kota yang memiliki “spirit of metropolis”,” ungkap Presiden Lions Club Surabaya, Silvia Zulaika, kepada wartawan, di sela-sela acara.



Lebih jauh Silvia mengatakan pertumbuhan dan perkembangan pembangunan di sekitar Kota Mojokerto seperti pembangunan tol Sumo (Surabaya-Mojokerto) dan rencana pembangunan kawasan industri Jombang dimana masyarakat Kota Mojokerto perlu mempersiapkan menyambut semua perkembangan ke depan.
“Program Kampung Hijau Organik (KHO) merupakan salah satu program komprehensif dari Rumah Kresna yaitu PAUD dan Rumah Pintar atau RuPin,” tukasnya.
Kegiatan KHO meliputi edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan sekitar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Di dalam program ini akan dilakukan pendampingan masyarakat di seluruh kelurahan di Kota Mojokerto oleh 38 pendamping dari unsur Karang Taruna Kota Mojokerto dan eksponen penggiat lingkungan lainnya,” ujarnya.
Bersama dengan pendamping dari Rumah Kresna, masyarakat akan diajak untuk berpola hidup bersih, mengorganisasi sampah yang bisa didaur ulang dan masih bisa memiliki nilai ekonomis untuk menambah pendapatan keluarga. Juga akan didampingi untuk melakukan budidaya tanaman organik sayur daun, bekerjasama dengan Komunitas Organik Brenjonk dari Trawas, Kabupaten Mojokerto.
Program komprehensif KHO, PAUD dan RuPin telah memasuki tahapan sosialisasi dan telah memilih pemantapan demplot Green House di 4 tempat, yakni Kelurahan Pulorejo, Kelurahan Sentanan, Kelurahan Kranggan dan Kelurahan Magersari.
Tampak hadir pada acara tersebut, Presiden Direktur PT. Holcim Indonesia, Eamon Ginley, serta Wakil Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus, serta Pembina Rumah Kresna, Firtian Judiswandarta.
Dalam kesempatan ini, Wakil Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus, memukul gong tanda dilaunchingnya program KHO, serta panen awal hasil penanaman sayur mayur organik di 4 demplot green house. Kemudian juga dilaksanakan pengobatan gratis bagi kaum duafa, khitanan massal gratis, pembagian kacamata baca gratis, bazaar produk-produk lokal Kota Mojokerto serta telling story untuk anak-anak tentang lingkungan dan flora fauna. (Toro)


 



Motivasi Walikota Jelang Unas

Motivasi Walikota Jelang Unas
Selasa, 02 April 2013 - 00:00









Jelang Ujian Nasional (UN) tahun 2013, banyak sekolah mempersiapkan siswa-siswinya dengan intensif, baik secara akademis maupun mental. Salah satunya secara mental, Walikota Mojokerto setiap Senin pagi menjadi pembina upacara sekaligus memberi motivasi di sekolah-sekolah.
Pada upacara yang digelar di halaman SMPN 5 Kota Mojokerto, Senin (1/4), Walikota Mojokerto Abdul Gani Soehartono mengatakan, untuk bisa lulus UN, siswa perlu belajar keras dan disiplin. Ia berharap agar siswa yang menjadi peserta UN pada tahun ini dapat lulus 100% dan dengan nilai yang memuaskan.
Upacara diikuti oleh siswa-siswi kelas IX diantaranya dari SMPN 5, SMPN 6, SMPN 8, dan SMP Islam Al Azhar. Selain itu juga Kepala Sekolah, Guru, Pengawas, Kepala Dinas P dan K serta Kepala satker di lingkungan Pemkot Mojokerto.
Usai pelaksanaan upacara, Walikota bertatap muka dengan para guru di SMPN 5 Kota Mojokerto. (Rr - Humas)